Tugu Insurance Tingkatkan Akses Keuangan Masyarakat dengan Edukasi Safety Drive

Image Header

Jakarta - Pasca krisis keuangan global 2008, seluruh negara di dunia semakin menyadari perlunya memperkuat layanan keuangan yang bisa mencapai seluruh golongan masyarakat terutama kelompok masyarkat berpenghasilan rendah. Dampaknya sangat memukul kelompok masyarakat bawah, hal inilah yang mendasari seluruh negara sepakat melakukan inklusi keuangan.

Indonesia pun tak ketinggalan, apalagi berdasarkan data Global Findex 2014, tingkat keuangan inklusif Indonesia sekitar 36% artinya dari 100 penduduk dewasa Indonesia hanya 36 orang yang memiliki rekening tabungan atau terjangkau oleh lembaga keuangan formal. Padahal dalam Perpres No.82 tahun 2016, pemerintah berkomitmen mendorong inklusi keuangan di Indonesia agar dapat mencapai 75% pada 2019.

Lembaga keuangan formal perlu memiliki rekam data nasabah. Untuk itulah, masyarakat berpenghasilan rendah perlu mendapat pemahaman tentang pentingnya inklusi keuangan agar tidak bergantung pada lembaga nonformal yang memiliki banyak risiko.Untuk mencapai target tersebut, Bank Indonesia bersama Otoritas Jasa Keuangan dengan dukungan semua lembaga keuangan formal yang ada, termasuk perbankan dan asuransi terus berupaya memberikan produk-produk yang bisa dimanfaatkan oleh seluruh lapisan masyarakat khususnya kelompak masyrakat bawah. PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk atau yang lebih dikenal dengan Tugu Insurance juga turut serta pula mendukung program inklusi keuangan ini.

‘’Kami ingin seluruh lapisan masyarakat memahami produk keuangan formal yang tersedia di pasar, terutama masyarakat bawah yang selama ini masih belum terjamah, karenanya kami terus berupaya mengeluarkan produk-produk yang sederhana dan mampu dijangkau oleh masyarakat berpenghasilan rendah,’’ papar  Chief Network & Retail Business Tugu Insurance Ery Widiatmoko, di sela-sela acara Tugu Insurance bersama komunitas TVCI (20/10).

Salah satu upaya Tugu Insurance berperan dalam bulan inklusi keuangan ini dengan menggandeng komunitas Toyota Vios Club Indonesia (TVCI) untuk semakin memperkenalkan layanan tdrive yaitu aplikasi safety driving.

Dalam acara ini pula, Tugu Insurance memberikan edukasi safety drive oleh pembicara Defensif driving training (DDT) dan pihak kepolisian kepada para komunitas dan pengunjung, gunanya agar masyarakat lebih aware terhadap keselamatan diri serta keluarganya.

Karena melalui tdrive, masyakarat bisa mengetahui prilaku berkendaranya setiap hari dijalanan. Tugu berharap tingkat kecelakaan di jalan raya bisa dikurangi kedepannya. Bahkan Tugu menjalin kerja sama dengan ‘’Kami berharap masyarakat dapat menarik keuntungan dari program ini, sekaligus memperluas akses masyarakat untuk mendapatkan layanan keuangan yang formal,’’ jelas Ery.

Bagikan post ini: