TPI MEMPERTAHANKAN PERINGKAT “A-“ (EXCELLENT) DARI LEMBAGA PEMERINGKAT INTERNASIONAL A.M. BEST

Image Header

PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia (TPI) berhasil mempertahankan dan menjadi satu-satunya perusahaan asuransi umum nasional yang memiliki peringkat “A-“ (Excellent) untuk kategori kekuatan finansial (Financial Strength Rating) dan peringkat “a-” untuk kategori kredit jangka panjang (Long-Term Issuer Credit Ratings) dengan stable outlook dari A.M. Best. Perolehan ratings tersebut dihasilkan dari kajian komprehensif atas kemampuan perusahaan asuransi dalam memenuhi kewajibannya kepada pemegang polis (Financial Strength Rating) dan kemampuan memenuhi kewajiban jangka panjang (Long-Term Issuer Credit Ratings) yang juga didasarkan atas ulasan kualitatif dan kuantitatif dari laporan keuangan, penilaian rencana bisnis perusahaan asuransi, kinerja dan profil bisnis termasuk perbandingan dengan perusahaan–perusahaan asuransi sejenis berskala global. Peringkat ini mencerminkan kinerja operasi dan kapitalisasi TPI yang sangat kuat dimana posisi modal TPI menguat menjadi USD 423 juta per Juni 2017.


A.M. Best adalah lembaga khusus pemeringkat yang berfokus pada industri asuransi yang tertua dan terkemuka asal Amerika Serikat. Lembaga ini didirikan pada tahun 1899 oleh Alfred M. Best dan hingga kini dijadikan acuan standar untuk memotret kemampuan pemenuhan kewajiban perusahaan asuransi. Ratings yang dikeluarkan oleh A.M. Best diakui sebagai tolak ukur untuk menilai kekuatan keuangan perusahaan yang dinilai dan juga kualitas kredit dari kewajibannya.


“Keberhasilan TPI dalam mempertahankan peringkat dari A.M. Best tahun ini bukan sekedar prestasi dan kebanggaan perusahaan, namun juga menjadi tantangan besar TPI untuk terus meningkatkan kinerjanya kepada stakeholder dan khususnya dalam mengelola eksposur risiko yang meningkat seiring dengan pertumbuhan bisnis perusahaan.” ujar Muhammad Syahid, Direktur Keuangan dan Jasa Korporat TPI.


Peringkat yang diberikan oleh A.M. Best merupakan pengakuan atas kinerja dan stabilitas keuangan TPI. Seperti dijelaskan juga oleh Direktur Teknik TPI, Andy Samuel, Kinerja operasi TPI secara lingkup perhitungan underwriting dan investasi dinilai sangat baik, dan berkontribusi terhadap pembentukan modal. Combined Ratio dan Return on Premium Ratio perusahaan masing-masing mencapai 83% dan 61% dalam lima tahun hingga 2016.”


TPI adalah salah satu perusahaan asuransi umum nasional terbesar di Indonesia yang sejak awal masa berdirinya memfokuskan bisnis pada industri minyak dan gas, terutama perlindungan asuransi atas aset yang dimiliki oleh PT Pertamina (Persero) selaku induk usaha dan Production Sharing Contractors (PSC). TPI juga terdaftar dan di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Hingga kini TPI merupakan pemain terdepan di bisnis asuransi sektor energi terutama minyak dan gas. TPI menangani sejumlah klien besar, baik domestik maupun multinasional, khususnya PT Pertamina (Persero), Anak Perusahaan dan Afiliasinya serta para Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) hingga berbagai korporasi besar lainnya yang memiliki high business portfolio profile.


Seiring berjalannya waktu dan perkembangan dunia usaha selama hampir 36 tahun, TPI menjawab tantangan pasar dengan melebarkan bisnis ke segmen di luar industri minyak dan gas, antara lain aviasi, chemical & petrochemical, pembangkit listrik, pertambangan dan manufaktur baik yang berbasis bisnis konvensional maupun syariah. Beragam produk asuransi umum dirancang guna memenuhi kebutuhan pasar akan perlindungan asuransi yang menyeluruh, seperti asuransi penerbangan, asuransi kredit, asuransi kebakaran & properti, asuransi pengangkutan dan rangka kapal, asuransi kendaraan, hingga asuransi kesehatan. (TPI)

Tautan Referensi :


http://www3.ambest.com/ambv/bestnews/PressContent.aspx?altsrc=14&refnum=25745

Bagikan post ini: